π RPJMN 2025-2029
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029
Visi Indonesia Emas 2045: Indonesia Berdaulat, Maju, Adil dan Makmur
π Struktur Dokumen
ποΈ BAB I: Evaluasi dan Tantangan Pembangunan
π BAB I - Evaluasi dan Tantangan Pembangunan
Evaluasi capaian pembangunan periode sebelumnya dan identifikasi tantangan pembangunan nasional yang dihadapi Indonesia menuju 2029.
Topik Utama:
- Evaluasi capaian RPJMN 2020-2024
- Analisis kondisi ekonomi, sosial, dan lingkungan
- Identifikasi tantangan pembangunan nasional
- Proyeksi tren global dan regional
π― BAB II: Kebijakan Pembangunan
π― BAB II - Kebijakan Pembangunan
Kerangka kebijakan makro pembangunan nasional untuk periode 2025-2029, meliputi visi, misi, dan arah kebijakan strategis.
Topik Utama:
- Visi dan misi pembangunan nasional
- Strategi pembangunan berkelanjutan
- Kerangka ekonomi makro
- Prioritas pembangunan nasional
π BAB III: Prioritas Nasional
Delapan prioritas nasional pembangunan 2025-2029:
π Ringkasan Prioritas Nasional
Prioritas 1: Ideologi, Demokrasi & Tata Kelola
ποΈ PN 1 - Memperkokoh Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan HAM
Fokus Utama:
- Penguatan ideologi Pancasila
- Demokratisasi dan partisipasi masyarakat
- Penegakan hak asasi manusia (HAM)
- Tata kelola pemerintahan yang baik
Prioritas 2: Pertahanan & Keamanan
π‘οΈ PN 2 - Memantapkan Sistem Pertahanan dan Keamanan
Fokus Utama:
- Modernisasi alutsista (alat utama sistem persenjataan)
- Penguatan sistem keamanan nasional
- Keamanan siber dan informasi
- Ketahanan maritim dan perbatasan
Prioritas 3: Infrastruktur & Konektivitas
ποΈ PN 3 - Melanjutkan Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas
Fokus Utama:
- Infrastruktur transportasi (jalan, kereta, pelabuhan, bandara)
- Konektivitas digital dan telekomunikasi
- Infrastruktur energi dan ketenagalistrikan
- Infrastruktur air bersih dan sanitasi
Prioritas 4: Sumber Daya Manusia
π₯ PN 4 - Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia
Fokus Utama:
- Pendidikan berkualitas dan inklusif
- Kesehatan masyarakat dan jaminan sosial
- Peningkatan keterampilan dan kompetensi SDM
- Pengentasan kemiskinan dan pengangguran
Prioritas 5: Hilirisasi & Ekonomi Digital
π PN 5 - Melanjutkan Hilirisasi dan Mengembangkan Ekonomi Digital
Fokus Utama:
- Hilirisasi industri (nikel, sawit, tambang)
- Pengembangan industri 4.0
- Ekonomi digital dan startup
- Peningkatan nilai tambah produk nasional
Prioritas 6: Pembangunan Desa & Pemerataan
ποΈ PN 6 - Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan
Fokus Utama:
- Pembangunan desa dan kawasan perdesaan
- Pemerataan ekonomi antar wilayah
- Pengembangan ekonomi kerakyatan
- Ketahanan pangan dan swasembada
Prioritas 7: Reformasi Hukum & Birokrasi
βοΈ PN 7 - Memperkuat Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi
Fokus Utama:
- Reformasi sistem hukum dan peradilan
- Pemberantasan korupsi
- Reformasi birokrasi dan pelayanan publik
- Penguatan sistem politik demokratis
Prioritas 8: Lingkungan Hidup & Kebencanaan
π± PN 8 - Memperkuat Penyelarasan Kehidupan yang Berkelanjutan
Fokus Utama:
- Mitigasi dan adaptasi perubahan iklim
- Konservasi sumber daya alam
- Pengelolaan risiko bencana
- Pembangunan berkelanjutan (SDGs)
πΊοΈ BAB IV: Arah Pembangunan Wilayah
π Ringkasan Arah Pembangunan Wilayah
Strategi pembangunan berbasis karakteristik dan potensi wilayah:
Wilayah 2: Sumatera
Tema Wilayah: Lumbung Energi dan Pangan Nasional
Fokus Pembangunan:
- Hilirisasi perkebunan (karet, sawit, kopi)
- Pengembangan energi terbarukan (panas bumi, PLTA)
- Industri pengolahan berbasis sumber daya alam
- Konektivitas Sumatera-Jawa
Provinsi: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung
Wilayah 3: Jawa
Tema Wilayah: Pusat Ekonomi, Industri, dan Jasa Nasional
Fokus Pembangunan:
- Pengembangan industri manufaktur dan teknologi tinggi
- Penguatan sektor jasa dan ekonomi kreatif
- Dekonsentrasi ekonomi dari Jakarta
- Mitigasi bencana dan perubahan iklim
Provinsi: DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur
Wilayah 4: Bali dan Nusa Tenggara
ποΈ Wilayah Bali dan Nusa Tenggara
Tema Wilayah: Pariwisata Berkelanjutan dan Peternakan
Fokus Pembangunan:
- Pariwisata berkualitas dan berkelanjutan
- Pengembangan peternakan (sapi, kerbau)
- Konservasi lingkungan dan budaya
- Ketahanan air dan pangan
Provinsi: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
Wilayah 5: Kalimantan
Tema Wilayah: Ibu Kota Negara Baru dan Hutan Lestari
Fokus Pembangunan:
- Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)
- Konservasi hutan dan keanekaragaman hayati
- Hilirisasi pertambangan (batubara, bauksit)
- Pengembangan energi terbarukan
Provinsi: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara
Wilayah 6: Sulawesi
Tema Wilayah: Lumbung Perikanan dan Pertanian Nasional
Fokus Pembangunan:
- Pengembangan perikanan budidaya dan tangkap
- Hilirisasi pertanian (kakao, kopi, kelapa)
- Industri pengolahan hasil laut
- Konektivitas maritim
Provinsi: Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat
Wilayah 7: Maluku
Tema Wilayah: Lumbung Ikan dan Pusat Ekonomi Maritim
Fokus Pembangunan:
- Industrialisasi perikanan
- Pengembangan ekonomi maritim
- Konektivitas kepulauan
- Pengembangan pariwisata bahari
Provinsi: Maluku, Maluku Utara
Wilayah 8: Papua
Tema Wilayah: Lumbung Energi dan Pangan Masa Depan
Fokus Pembangunan:
- Pengembangan sumber daya mineral (tembaga, emas)
- Konservasi hutan dan keanekaragaman hayati
- Peningkatan kesejahteraan masyarakat adat
- Konektivitas dan akses layanan dasar
Provinsi: Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat Daya
π° BAB V: Pendanaan Pembangunan
π° BAB V - Pendanaan Pembangunan
Strategi pembiayaan pembangunan nasional 2025-2029:
Topik Utama:
- Kerangka pendanaan APBN
- Skema pembiayaan kreatif dan inovatif
- Kerjasama pemerintah-swasta (KPBU/PPP)
- Optimalisasi BUMN dan investasi asing
- Pengelolaan utang yang berkelanjutan
π BAB VI: Pengendalian, Evaluasi & Tata Kelola Data
π BAB VI - Pengendalian, Evaluasi, dan Tata Kelola Data Pembangunan
Sistem monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan RPJMN:
Topik Utama:
- Sistem pengendalian pelaksanaan RPJMN
- Mekanisme evaluasi dan pelaporan
- Tata kelola data pembangunan terpadu
- Indikator kinerja pembangunan nasional (IKU)
- Sistem informasi pembangunan daerah
π Navigasi Cepat
Berdasarkan Tema
π Ekonomi & Industri
π₯ Sosial & SDM
ποΈ Infrastruktur & Konektivitas
βοΈ Tata Kelola & Hukum
π± Lingkungan & Keberlanjutan
π‘οΈ Pertahanan & Keamanan
π Indikator Utama RPJMN 2025-2029
Target Makro Ekonomi
- Pertumbuhan ekonomi: 5.7% - 6.3% per tahun
- Inflasi: 2.0% - 4.0%
- Pengangguran: < 4.3%
- Kemiskinan: < 6.5%
- Gini ratio: < 0.375
Target Pembangunan Manusia
- IPM (Indeks Pembangunan Manusia): > 74.0
- UHH (Umur Harapan Hidup): > 72.8 tahun
- RLS (Rata-rata Lama Sekolah): > 9.2 tahun
- HLS (Harapan Lama Sekolah): > 13.3 tahun
Target Infrastruktur
- Rasio elektrifikasi: 100%
- Akses air bersih: > 90%
- Akses sanitasi layak: > 92%
- Jalan dalam kondisi baik: > 80%
π Tautan Terkait
Dokumen Perencanaan Lainnya
- RPJPN 2005-2025 (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional)
- RKP 2025 (Rencana Kerja Pemerintah)
- SDGs 2030 (Sustainable Development Goals)
- NDC Indonesia (Nationally Determined Contribution)
Informasi Lebih Lanjut
π Metadata Dokumen
Periode Perencanaan: 2025-2029 Dasar Hukum: Perpres tentang RPJMN 2025-2029 Instansi Penyusun: Bappenas (Kementerian PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) Status Dokumen: Resmi - Telah Ditetapkan Terakhir Diperbarui: 29 Oktober 2025
βΉοΈ Catatan
Dokumen ini merupakan hasil rekonstruksi dan perbaikan format dari dokumen RPJMN 2025-2029 yang telah diperbaiki menggunakan sistem multi-agent. Semua konten substantif tetap dipertahankan sesuai dokumen resmi.
Perbaikan yang dilakukan:
- β Perbaikan kalimat yang terpotong
- β Penggabungan paragraf yang terpisah
- β Penghapusan spasi berlebih
- β Penyesuaian format markdown
- β Pembuatan struktur navigasi yang konsisten
Navigasi:
Dokumen perencanaan strategis pembangunan Indonesia untuk periode 2025-2029